Tips Pakai BPJS Kesehatan Plus Kode Faskes Rumah Sakit di Bali

Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika ingin menggunakan BPJS Kesehatan, seperti prosedur dan fasilitas kesehatan yang hendak dituju. Kalau Anda berdomisili di Bali, maka usahakan memilih rumah sakit di Bali yang jaraknya masih bisa ditempuh.

Anda juga harus mengetahui bagaimana prosedur menggunakan BPJS agar tidak membuang-buang waktu. 

Yuk, simak informasi mengenai cara memakai BPJS Kesehatan untuk berobat berikut pilihan faskes yang bisa dipilih buat Anda yang berdomisili di Gianyar, Bali. 

1. Pilih faskes yang dekat dengan tempat tinggal 

Dalam memilih faskes, memang hal utama adalah memilih yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal.

Kalau Anda tinggal di Gianyar, maka usahakan mencari rumah sakit di Bali yang menerima peserta BPJS Kesehatan sekaligus masih bisa terjangkau. Hal ini penting kalau-kalau nantinya Anda membutuhkan rawat jalan. 

Tapi, bagaimana jika Anda sakit dan posisinya sedang di luar kota? Misalnya, Anda sedang berlibur di Bali tetapi mengalami suatu hal yang membutuhkan penanganan dokter, bisakah menggunakan BPJS Kesehatan? 

Tentu saja bisa. Anda bisa menggunakan BPJS untuk berobat saat berada di luar kota. Akan tetapi Anda harus memenuhi syarat dan menjalani prosedur. Karena ternyata alamat KTP tidak menjadi acuan untuk memilih kantor BPJS tempat melakukan pendaftaran. 

2. Penuhi persyaratan 

Setelah memilih rumah sakit di Bali akan dituju, sebaiknya Anda sudah melengkapi persyaratan yang diperlukan. Untuk persyaratan daftar sebagai peserta BPJS baik itu dilakukan sesuai domisili atau di luar kota sekalipun sebenarnya tidak jauh berbeda dengan persyaratan BPJS pada umumnya.

Jika kondisi kesehatan Anda masih bisa ditangani dan diobati di FASKES 1, maka Anda tidak perlu lagi pergi ke rumah sakit. Namun, bila kondisi Anda memerlukan penanganan lebih lanjut, Anda akan langsung dirujuk ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS.

Sebelum pergi ke rumah sakit, pastikan Anda sudah mengantongi surat rujuk dari dokter. Sebab jika tidak, Anda akan dianggap menjalani pengobatan dengan biaya sendiri alias tanpa menggunakan BPJS. Alhasil, proses pengobatan jadi terhambat dan tidak sesuai dengan harapan.

3. Pasien gawat darurat tidak perlu surat rujuk

Bila mengalami kondisi darurat, Anda bisa langsung pergi ke rumah sakit di Bali manapun tanpa memerlukan surat rujukan. Kondisi darurat itu dapat menyebabkan keparahan, kecacatan, atau bahkan kematian.

Jika rumah sakit terdekat tidak menanggung BPJS, Anda tak perlu repot-repot mencari rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Pasalnya, Anda tetap berhak mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit mana pun yang paling dekat dengan rumah Anda.

Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan nyawa pasien secepat mungkin. Begitu kondisi kesehatan pasien sudah lebih stabil, maka pasien baru boleh dipindahkan ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS.

Meski demikian, ada beberapa kriteria gawat darurat tertentu yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Contohnya penyakit jantung, sesak napas, luka bakar, cedera berat, dan sebagainya.

4. Daftar Kode Faskes Rumah Sakit di Bali (Gianyar)

Nah, setelah tahu prosedur dan rumah sakit di Bali, langkah selanjutnya Anda bisa langsung mengetahui daftar RS dan kodenya.

Berikut ini beberapa diantaranya: 

  • RSU Ganesha (0228R005): Jl.Raya Celuk Sukawati telepon 0361-4710059.
  • RSU Ari Canti (0228R006): Jl Raya Mas Ubud, telepon 0361-982223
  • RSU Famili Husada (0228R00): Jln Astina Timur Samplangan, telepon: 0361-8493344
  • RSU Kasih Ibu Saba (0228R008): Jalan Raya Pantai Saba No 9, telepon 0361-3003333
  • RSUD Sanjiwani Gianyar (2207R001): Jl. Ciung Wanara No.2 Gianyar, telepon 0361-943020
  • RSU Premagana (2207R004):  Jl.Hyang Sangsi No.2 Batubulan, telepon 0361-8461955 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *