Medical Check Up untuk Laki-Laki dan Perempuan, Yuk Disimak!

Medical check up adalah suatu pemeriksaan kesehatan rutin yang perlu dilakukan untuk memastikan kondisi Anda tetap sehat. Pemeriksaan atau pengecekan ini juga dapat menjadi langkah preventif.

Tentunya kondisi kesehatan setiap orang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari usia, jenis kelamin, hingga riwayat penyakit.

Nah, pemeriksaan kesehatan rutin perlu Anda lakukan untuk mendeteksi kondisi serius seperti kanker, diabetes, atau tekanan darah tinggi. Dengan mengetahuinya lebih dini, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi masalah.

Secara umum, medical check up adalah serangkaian tes fisik yang dilakukan dokter untuk mengukur kondisi tubuh Anda. Tergantung pada riwayat kesehatan Anda, dokter mungkin akan fokus melakukan pengecekan di area tertentu.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan serangan jantung, mungkin dokter akan menambah pengecekan ekstra untuk tekanan darah, tes darah, diabetes, dan kolesterol.

Apa itu pemeriksaan fisik dalam medical check up?

Medical check up adalah serangkaian tes yang ditentukan oleh sejumlah informasi dasar seperti usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, dan beberapa faktor penentu lainnya.

Secara umum, medical check up dilakukan dengan memeriksa kondisi fisik pasien meliputi:

Riwayat kesehatan terbaru

Dokter mungkin menanyai Anda mengenai perkembangan dan perubahan riwayat kesehatan terbaru. Mungkin Anda perlu menjawab pertanyaan mengenai pekerjaan, obat-obatan, alergi, suplemen, atau operasi terbaru.

Pemeriksaan tanda vital

Dokter perlu membaca tekanan darah, detak jantung, dan pernapasan Anda. Tekanan darah harus diperiksa setidaknya setiap tahun, maksimal tiga tahun sekali, tergantung riwayat kesehatan Anda.

Pemeriksaan visual

Dokter akan mengamati penampilan Anda untuk mencari adanya potensi masalah. Sebagai contoh, dokter akan memeriksa bagian-bagian tubuh yang dapat menunjukkan masalah kesehatan, seperti:

  • Kepala
  • Mata
  • Dada
  • Perut
  • Tangan dan pergelangan tangan
  • Fungsi sistem saraf, seperti bicara dan berjalan

Pemeriksaan fisik

Selanjutnya, dokter akan menggunakan alat bantu untuk mengecek mata, telinga, hidung, dan tenggorokan Anda. Biasanya dokter akan mendengarkan jantung dan paru-paru Anda. Pemeriksaan juga meliputi:

  • Sentuhan atau tepukan di area tubuh Anda (misalnya di perut) untuk merasakan kelainan
  • Pemeriksaan kulit, rambut, dan kuku
  • Pengujian fungsi dan refleks motorik

Tes laboratorium

Nah, untuk melengkapi pemeriksaan fisik, dokter biasanya akan memerintahkan pengambilan sampel darah untuk pengujian laboratorium. Anda mungkin akan diminta melakukan pengecekan darah lengkap dan metabolisme lengkap.

Pengecekan darah dapat menunjukkan adanya masalah di ginjal, hati, dan sistem imun Anda. Tes darah penting untuk mendeteksi adanya masalah dalam tubuh Anda yang mungkin mengindikasikan suatu masalah yang lebih besar.

Skrining tes dalam medical check up

Seperti yang dijelaskan, medical check up adalah tes yang penting dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan. Artinya, ada beberapa tes yang dikategorikan berdasarkan jenis kelamin.

Ada medical check up untuk perempuan, ada pula untuk laki-laki, dan ada pemeriksaan untuk keduanya.

Tes untuk perempuan

  • Mammogram. Pengecekan untuk adanya potensi kanker payudara, dapat dilakukan sejak usia dewasa, penting bagi usia lanjut.
  • Pengecekan payudara. Anda perlu melakukan pengecekan payudara untuk mencari adanya benjolan dan tanda-tanda kanker payudara.
  • Pap smear. Skrining yang dilakukan untuk mendeteksi potensi kanker serviks, sebaiknya mulai dilakukan sejak usia 21 tahun.
  • Pemeriksaan pelvis. Suatu pemeriksaan lengkap yang meliputi pengecekan vagina, leher rahim, dan vulva untuk mencari tanda-tanda infeksi menular seksual (IMS).
  • Tes kolesterol. Sebagian besar perempuan harus melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin sejak usia 45 tahun, harus lebih dini jika ada riwayat dalam keluarga.

Tes untuk laki-laki

  • Tes kolesterol. Sebagian besar laki-laki dianjurkan melakukan pengecekan kolesterol sejak usia 35 tahun. Jika ada riwayat, sebaiknya dimulai sejak lebih dini.
  • Skrining kanker prostat. Faktanya, kanker prostat terbukti menyerang banyak laki-laki usia lanjut. Bicarakan dengan dokter untuk melakukan pengecekan.
  • Pemeriksaan testis. Dokter perlu memeriksa testis untuk mencari tanda-tanda masalah, termasuk benjolan, perubahan ukuran, atau kelembekan
  • Skrining aneurisma aorta perut. Dilakukan dengan USG, direkomendasikan untuk laki-laki usia lanjut yang pernah merokok.

Tes untuk perempuan dan laki-laki

  • Kolonoskopi. Suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis adanya potensi kanker usus sejak dini.
  • Skrining kanker paru-paru. Laki-laki dan wanita usia lanjut yang pernah merokok atau terpapar asap rokok perlu melakukan CT scan paru-paru secara rutin.
  • Diabetes. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan diabetes – termasuk kondisi obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi – maka Anda perlu melakukan pengecekan diabetes.
  • Hepatitis C. Setiap individu kelahiran 1945-1965 direkomendasikan melakukan tes darah untuk hepatitis C.
  • Depresi. Sering dianggap remeh, faktanya depresi adalah masalah kesehatan serius. Namun, Anda tidak boleh mendiagnosis diri sendiri, sebaiknya bicarakan dengan dokter atau tenaga profesional.

Risiko pemeriksaan kesehatan

Sebagian besar pemeriksaan fisik di atas tidak membawa risiko lebih. Mungkin Anda merasa sedikit tidak nyaman dan sedikit sakit saat pengambilan sampel darah, tapi tidak lebih dari itu.

Bicarakan dengan dokter Anda terkait rutinitas melakukan pemeriksaan kesehatan rutin Anda. Faktanya, tidak semua tes perlu dilakukan setiap tahun.

Medical check up adalah serangkaian tes untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan Anda. Seiring bertambahnya usia, Anda perlu melakukan pemeriksaan rutin untuk bersiap menghadapi risiko apa pun yang mungkin mengganggu kesehatan Anda.

Komunikasikan dengan dokter setiap masalah atau gangguan yang Anda rasakan dan minta dokter memberikan saran yang Anda butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *