Mengobati Fraktur Pelvis Tanpa Bedah dan Operasi

Mengobati fraktur pelvis tanpa tindakan bedah dan operasi masih mungkin dilakukan. Ada beberapa metode pengobatan yang bisa Anda coba.

Fraktur pelvis adalah suatu kondisi retak atau patahnya tulang panggul alias tulang pelvis. Tulang pelvis terdiri dari beberapa tulang yang membentuk kupu-kupu, terletak di area bawah tulang belakang.

Tulang pelvis terdiri dari tulang ekor, tulang pinggul, dan sakrum. Pelvis sangat penting untuk menjaga postur tubuh dan kemampuan gerak manusia.

Tentunya cedera atau luka pada tulang pelvis dapat berdampak buruk, khususnya terhadap tulang belakang. Masalah ini lebih umum terjadi pada orang usia lanjut.

Penyebab dan gejala fraktur Pelvis

Retak atau patah tulang Pelvi bisa terjadi pada siapa saja, tapi lebih umum terjadi pada orang tua usia lanjut. Ada beberapa penyebab umum fraktur pelvis, di antaranya:

  • Trauma atau cedera karena benturan
  • Kerapuhan tulang
  • Olahraga ekstrem

Ketika terjadi retak atau patah tulang pelvis, sebagian besar penderita akan mengalami nyeri bagian panggul dan pinggul, nyeri juga bisa terasa hingga punggung bagian bawah.

Selain itu, Anda mungkin mengalami beberapa gejala yang menyerang seperti:

  • Bengkak di area panggul
  • Rasa nyeri di perut bagian bawah
  • Nyeri ekstrem ketika mencoba berjalan
  • Kesemutan di area kaki atau tulang selangka
  • Sulit buang air kecil

Biasanya orang dengan masalah retak atau patah tulang pelvis akan menahan panggul di posisi tertentu untuk mengurangi rasa nyeri.

Mengobati fraktur pelvis tanpa operasi

Pada umumnya, fraktur pelvis harus ditangani dengan cara operasi atau pembedahan. Namun, untuk kondisi yang lebih ringan, ada cara lain yang bisa diambil.

Jika patah tulang pelvis tidak sampai menyebabkan pergeseran panggul, artinya fragmen tulang tetap berada di tempatnya. Dengan demikian, ada beberapa langkah pengobatan yang bisa dicoba.

1. Modifikasi aktivitas

Jika kerusakan tulang pelvis tidak terlalu buruk, dokter mungkin merekomendasikan perubahan pada aktivitas harian Anda. Dokter akan meminta Anda untuk tidak membebani area yang terluka selama enam pekan atau lebih.

Dengan demikian, tulang Anda dapat sembuh dengan sendirinya secara perlahan-lahan. Dokter mungkin menyarankan penggunaan kruk atau kursi roda untuk sementara.

Singkatnya, Anda perlu memodifikasi aktivitas jadi lebih ringan, tapi jangan sampai tidak beraktivitas sepenuhnya. Jika Anda berhenti beraktivitas, mungkin otot Anda bisa melemah.

Kurang bergerak juga dapat menyebabkan pembekuan darah yang disebut vein thrombosis. Biasanya terbentuk di kaki dan menghalangi aliran darah.

2. Pengobatan oral

Fraktur tulang pelvis tentu dapat terasa sangat menyakitkan. Sebab itu, seiring dengan proses penyembuhan tulang secara mandiri, dokter mungkin meresepkan obat antinyeri.

Untuk kasus ringan, obat antinyeri bebas yang bisa Anda beli di apotek atau minimarket mungkin sudah cukup. Jika obat bebas tidak cukup, dokter akan meresepkan obat yang lebih kuat untuk sepekan atau dua pekan.

Obat-obatan ini dapat membantu Anda melewati periode pemulihan awal dan periode terapi fisik awal.

3. Terapi fisik

Begitu proses pemulihan tulang mencapai tahap lanjutan, Anda dapat memulai terapi fisik untuk membantu dan mempercepat proses pemulihan total.

Anda dapat menggunakan alat bantu pengangkat kaki atau peringan hamstring untuk mengurangi pelemahan otot. Anda bisa mengurangi beban pada pinggul dan dan mencegah otot menjadi kaku.

Terapi fisik juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan tulang. Olahraga dapat memperlancar aliran darah serta pasokan oksigen dan nutrisi ke area tulang yang cedera.

4. Stimulasi tulang elektronik dan ultrasonik

Langkah pengobatan non-operasi berikutnya yang bisa Anda coba adalah stimulasi tulang. Umumnya stimulasi tulang dilakukan dengan aliran listrik atau gelombang suara.

Nah itu dia beberapa perawatan dan pengobatan fraktur pelvis nonoperasi yang bisa Anda tempuh. Tentu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik sesuai dengan kondisi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *