Category: Uncategorized

Gunakan Vicks Vaporub untuk Mendapatkan Manfaat Obat Gosok

Balsem gosok memang sudah menjadi obat yang pasti ada di rumah. Balsem biasanya digunakan untuk meredakan berbagai gangguan kesehatan ringan, seperti pilek, batuk, tenggorokan gatal, mual, sakit perut, pegal linu, hingga sakit kepala. Ada beragam merek obat gosok yang ada di pasaran, seperti Vicks Vaporub, Geliga, Balpirik, dan masih banyak lagi. 

Balsem atau disebut dengan vapour rub ini punya beragam manfaat. Tak heran, sebab kandungannya merupakan campuran dari berbagai bahan yang baik untuk kesehatan, seperti menthol, camphor, minyak daun cedar, minyak eukaliptus, thymol, dan minyak nutmeg.

Mengenal Berbagai Manfaat Balsem

  1. Meredakan nyeri setelah berolahraga

Bagi Anda yang suka berolahraga, Anda bisa menggunakan balsem untuk mengurangi nyeri dan pegal usai workout. 

Untuk mengatasinya, bisa dengan menggunakan balsem, cukup dengan mengoleskan di area yang terasa pegal. Oleskan balsem sambil dipijat ringan di tempat yang terasa sakit. Anda bisa melakukan hal ini di pagi hari atau sebelum tidur untuk mendapatkan rasa nyaman. 

  1. Meredakan batuk

Mengoleskan batuk sebelum tidur juga bisa melegakan pernapasan dan juga meredakan batuk. Anda bisa mengoleskan obat gosok di area hidung dan leher, serta di seluruh kaki dan telapak kaki, lalu bungkus dengan kaos kaki.

Hal ini bisa membuat frekuensi batuk Anda jadi berkurang dan bisa tidur dengan nyenyak setelahnya. 

  1. Melembapkan tangan dan kaki

Ternyata Anda bisa mengganti krim tangan dengan balsem, lho. Hal ini karena dalam balsem terkandung minyak dan pelembap yang bisa membantu menghaluskan kulit. Anda bisa mengoleskan di kaki dan juga tangan sebelum tidur. Balsem juga bisa membantu mengatasi tumit kaki yang pecah-pecah.

  1. Merawat jamur di jari kaki

Jari kaki memang area yang sering tertutup sehingga rentan terkena jamur di jari maupun di pinggiran kukunya. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menggunakan balsem. Selain untuk mengurangi pertumbuhan jamur di kulit, balsem juga bisa menyembuhkan infeksi jamur di kuku kaki. Caranya bisa dengan menggosokkan balsem tipis di bawah jari kaki dan kulit area kuku, setidaknya sehari dua kali. Oleskan di pagi dan malam hari sebelum tidur.

  1. Mengusir nyamuk

Selain menggunakan obat semprot pembasmi nyamuk, Anda juga bisa menggunakan balsem untuk mengusir nyamuk. Anda cukup mengoleskan balsem di berbagai area tubuh yang tidak tertutup pakaian, seperti leher, tangan, kaki, dan lainnya. 

Aroma balsem yang menyengat tidak disukai nyamuk, seperti menthol. Aroma menthol yang menyelimuti tubuh membuat serangga penghisap darah tak berani mendekat. 

Balsem atau obat gosok juga bisa meringankan rasa gatal dan bentol karena gigitan nyamuk maupun serangga.

  1. Meredakan sakit kepala

Vapour rub juga bisa mengatasi rasa sakit kepala dengan mengoleskannya di pelipis kepala. Hal ini akan memberikan rasa hangat yang akan melonggarkan pembuluh darah. 

Aroma segar dan hangat dari balsem akan terkirim ke sistem saraf pusat, sehingga bisa meredakan rasa nyeri di kepala.

  1. Memecah darah di area kulit yang memar

Balsem gosok membantu memecah darah di area kulit yang mengalami memar. Anda cukup mencampur balsem dan menggosoknya di area kulit yang memar. 

Campuran ini merupakan antiseptik untuk mengobati luka di kulit yang terkelupas. Setelah itu, kulit akan menjadi lunak dan mudah dibuang bagian yang mengelupas.

Gunakan Vicks Vaporub untuk Mendapatkan Manfaat Obat Gosok

Jika Anda mencari obat gosok atau balsem terbaik, salah satu pilihannya adalah Vicks Vaporub. Obat gosok ini sudah bersertifikat halal dan bisa. meredakan gejala batuk, pilek akibat flu, dan juga melegakan pernapasan.

Vicks Vaporub mengandung berbagai zat aktif seperti camphor, mentol, dan minyak eukaliptus. Berbagai kandungan ini efektif meredakan batuk, hidung tersumbat, dan pilek. Anda bisa mengoleskan Vicks Vaporub di area leher, punggung, dan juga dada agar mendapatkan efek hangat.

Selain itu, Vicks Vaporub ini juga berguna mengatasi nyeri sendi dan otot karena cedera setelah berolahraga. Oleskan di area yang terasa nyeri sambil dipijat secara perlahan.

Gejala Turunnya Imunitas dan Obati dengan H-Booster Anak

Menjaga daya tahan tubuh menjadi perhatian khusus yang harus Anda jaga, termasuk anak selama masa pandemi. Imunitas yang buruk, akan menyebabkan si kecil mudah terserang berbagai penyakit, terutama virus Corona-19 yang semakin menyebar di semua wilayah. Oleh karena itu, pemberian suplemen seperti H Booster anak setiap hari sangatlah penting. Selain pemberian suplemen, penting untuk Anda mengetahui apa saja gejala atau ciri saat imunitas anak mulai melemah, seperti berikut.

1. Tingkat stres yang tinggi

Tanda pertama dari sistem kekebalan yang melemah yang akan Anda perhatikan adalah tingkat stres yang tinggi. Jika Anda mengabaikan tingkat stres pada anak untuk waktu yang lama, hal ini akan menurunkan efektivitas sistem kekebalan tubuhnya. Akibatnya, jumlah sel darah putih, dan limfosit menurun dalam tubuh, yang biasanya melawan infeksi. Kondisi ini juga dapat membuat si kecil mudah terkena flu dan diare. 

2. Tubuh memiliki banyak infeksi

Terbukti secara medis bahwa jika si kecil menderita lebih dari lima infeksi seperti sakit telinga, sinusitis bakteri kronis, lebih dari dua kasus pneumonia atau membutuhkan lebih dari tiga antibiotik dalam setahun, maka sudah saatnya, Anda harus berkonsentrasi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Anda sebaiknya memberikan H-Booster anak demi menjaga sistem kekebalan tubuhnya tetap baik, terutama selama masa pandemi.

3. Rawan masuk angin

Baik orang dewasa maupun anak-anak, biasanya dapat menderita flu biasa dua hingga tiga kali dalam setahun. Sistem kekebalan yang lemah juga dapat menyebabkan batuk kronis sepanjang tahun. Dalam kasus normal, sistem kekebalan tubuh bekerja untuk menghasilkan antibodi, sehingga mereka dapat melawan kuman yang tidak diinginkan dalam waktu 2-4 hari.

4. Kelelahan

Sistem kekebalan tubuh yang menurun dapat membuat anak lebih mudah merasa lesu sepanjang hari, bahkan jika mereka cukup tidur di malam hari. Kondisi ini akan membuat tubuh kelelahan dan dengan tingkat energi yang rendah.

5. Pemulihan luka yang lambat

Sistem kekebalan yang lemah tidak dapat menghasilkan kulit baru dengan cepat dan mengakibatkan pemulihan luka yang lambat. Kondisi tersebut dipengaruhi karena sel-sel kekebalan yang sehat, yang membantu regenerasi kulit baru ketika kulit mengalami kerusakan.

6. Nyeri sendi

Kekebalan yang lemah akan membuat si kecil lebih mudah mengeluh pada nyeri sendi yang berulang. Jika sistem kekebalan mereka menurun untuk waktu yang lama, anak bisa berakhir mengalami vaskulitis, peradangan pada pembuluh darah karena gangguan autoimun atau infeksi. Anak juga bisa mengalami sendi yang bengkak, kaku atau sering nyeri, karena peradangan pada lapisan dalam sendi.

7. Masalah usus kronis

Menurut ilmu kedokteran, sekitar 70-75% dari sistem kekebalan ada di saluran pencernaan. Oleh karena itu, sistem kekebalan yang lambat menyebabkan sembelit, keasaman, gas, diare dan sebagainya. Penurunan jumlah mikroorganisme dan bakteri yang berguna di saluran pencernaan, akan ada risiko lebih tinggi untuk peradangan kronis, dan gangguan autoimun.

Anda dapat memberikan H-Booster anak yang merupakan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh anak. H-Booster anak mengandung zat aktif sodium askorbat dan zinc picolinate yang bermanfaat sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, sekaligus menjaga sistem pencernaan.

Selain itu, H-Booster anak dilengkapi dengan kombinasi piridoksina HCI (vitamin B6) dan thiamin HCl (vitamin B1) yang bekerja efektif untuk mengubah makanan menjadi sumber energi bagi tubuh. 

Anda dapat memberikan H-Booster anak sebanyak ½ sendok takar sebanyak 1 kali/hari untuk anak usia 1 hingga 2 tahun. Sedangkan anak 2 hingga 5 tahun, berikan 1 sendok takar sebanyak 1 kali/hari. Terakhir, untuk anak 5 tahun ke atas, berikan 2 sendok takar sebanyak 1 kali/hari. H-Booster sebaiknya dikonsumsi setelah makan dan disimpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari sinar matahari langsung.

8 Obat Batuk Pilek Dewasa di Apotek, Bisa Jadi PIlihan saat Bapil

Batuk dan pilek memang penyakit yang sering menyerang seseorang. Penyakit ini disebabkan karena virus yang mudah menular. Terlebih jika sudah memasuki musim hujan, maka batuk, flu, dan pilek ini sangat rentan terjadi. Jika Anda mengalami kondisi ini, ada berbagai obat batuk pilek dewasa yang bisa didapat di pasaran.

Flu dan pilek biasanya disertai juga dengan berbagai gejala seperti sakit tenggorokan, demam, dan batuk. Bila Anda sedang mencari obat batuk pilek dewasa, maka artikel ini sangat tepat untuk Anda.

Rekomendasi Obat Batuk Pilek Dewasa yang Bisa Dicoba

  1. Woods’ Peppermint Antitussive

Ketika flu menghadang, tenggorokan juga biasanya akan terasa perih karena radang. Sehingga, Anda membutuhkan Woods’ Peppermint Antitussive yang bisa melegakan tenggorokan dan mengurangi gejala flu yang dialami, seperti batuk dan pilek. Obat batuk pilek ini juga mengandung peppermint sehingga terasa dingin di tenggorokan dan tidak pahit.

  1. Procold Flu

Obat pilek yang cocok dikonsumsi orang dewasa adalah Procold Flu. Obat ini mengandung parasetamol, klorfeniramin maleate, dan pseudoefedrin HCl yang efektif untuk meredakan gejala flu, sakit kepala, menurunkan demam, hingga melegakan hidung mampet. 

  1. Diladex Cough & Cold

Siladex Cough & Cold adalah obat batuk pilek untuk dewasa yang bebas gula dan tanpa kandungan alkohol. Obat ini efektif meredakan batuk kering dan melegakan hidung tersumbat. Obat batuk ini aman dikonsumsi oleh orang yang menderita diabetes.

Siladex mengandung Dextromethorphan HBr yang digunakan sebagai obat penekan batuk. Ada pula kandungan Doksilamin suksinat yang mampu mengurangi reaksi alergi seperti bersin. 

  1. Panadol Cold+Flu

Obat Panadol Cold+Flu ini efektif mengurangi gejala flu yang tidak menyebabkan rasa kantuk. Obat ini bisa dikonsumsi di pagi atau siang hari tanpa sedikitpun mengganggu aktivitas harian Anda. Obat batuk pilek dewasa ini juga aman dikonsumsi bagi penderita gangguan ginjal.

  1. OBH Combi Batuk Plus Flu

Obat batuk pilek yang bisa jadi pilihan selanjutnya adalah OBH Combi Batuk Plus Flu. Obat yang satu ini akan membantu mengurangi gejala alergi, meredakan sakit kepala, dan menurunkan demam. OBH Combi mengandung menthol yang bisa mengobati nyeri di saluran pernapasan dan juga penambah rasa.

  1. Tolak Angin Flu

Siapa sih yang tidak kenal dengan Tolak Angin? Jamu dengan bentuk cair ini terbukti ampuh mengurangi gejala masuk angin. Tolak Angin flu ini uga bisa mengobati pilek, mengatasi sakit kepala, batuk, dan menurunkan demam. 

  1. Decolgen Flu

Obat batuk pilek dewasa berikutnya adalah Decolgen Flu yang efektif mengurangi gejala flu. Obat yang mengandung parasetamol ini bisa meringankan rasa sakit dan juga meredakan demam. Ada pula kandungan phenypropanolamine yang bisa mengatasi hidung tersumbat serta kandungan chlorpeniramine maleate yang bisa meredakan alergi akibat flu.

  1. De Cough Rasa Jahe

Obat batuk pilek yang bisa jadi pilihan adlaah De Cough yang bermanfaat meredakan batuk orang dewasa. Obat herbal rasa jahe ini akan memberikan rasa nyaman saat mengonsumsinya. 

De Cough mengandung bahan-bahan alami seperti herba timi, tanaman adas, saga rambat, dan jahe merah. Kombinasi dari ekstrak tanaman berkhasiat ini akan bekerja meredakan batuk kering, batuk berdahak, meredakan radang, melegakan tenggorokan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh dengan cepat. Selain itu, obat ini juga bsia mempercepat penyembuhan batuk.

Itulah 8 rekomendasi obat batuk pilek dewasa yang bisa Anda coba. Obat-obat tersebut dinilai efektif untuk mengatasi batuk dan juga pilek yang dialami. Selain minum obat, Anda juga perlu memperbanyak istirahat, dan memperbanyak minum air untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh.