5 Tips Membuat Bubur Bayi Sehat dan Bergizi untuk Si Kecil

5 Tips Membuat Bubur Bayi Sehat dan Bergizi untuk Si Kecil

Asupan makanan yang tepat sangat penting bagi bayi berusia 6 bulan yang baru memasuki masa MPASI. Takaran gizi yang disajikan harus sesuai kebutuhan bayi agar si kecil tumbuh dengan optimal. Asupan makanan yang sehat dan bergizi untuk bayi 6 bulan juga penting untuk mencegah stunting. Selain itu, rotasi menu makanan juga sangat penting agar bayi mengenal berbagai jenis rasa. Bubur bayi bisa digunakan sebagai makanan perkenalan.

Cara membuat bubur bayi sehat dan bergizi

Nah, inilah cara membuat bubur bayi 6 bulan yang sehat dan praktis. Anda bisa membuat bubur bayi ini menjadi lebih menarik dan enak untuk si kecil.

1. Pilih satu jenis bahan dasar yang utama

Untuk bayi 6 bulan yang baru mulai memasuki masa MPASI sebaiknya Anda memperkenalkan makanan secara perlahan. Pilih jenis bahan makanan yang memiliki tekstur lembut sehingga mudah dicerna oleh bayi. Buah adalah pilihan terbaik untuk membuat bubur untuk bayi 6 bulan. Anda bisa mulai mengenalkan makanan pada bayi dari pisang, buah naga, alpukat, atau mangga. Jika ingin memberikan sayur kepada si kecil, sebaiknya Anda memulainya dulu dengan memberikan buah. Pasalnya, sayur memiliki tekstur yang cenderung lebih keras dibandingkan buah, sehingga sebaiknya diolah terlebih dahulu sebelum diberikan kepada bayi.

2. Campurkan bahan pelengkap agar lebih kaya citarasa

Setelah memilih satu bahan dasar untuk membuat bubur bayi 6 bulan, selanjutnya Anda bisa mencampurnya dengan bahan tambahan. Misalnya jika bahan utamanya buah yang manis sebaiknya juga ditambah dengan bahan pelengkap yang rasanya senada. Contohnya untuk buah pisang, Anda bisa mencampurnya dengan alpukat. Sedangkan, jika Anda memiliki bahan dasar utama berupa sayuran, sebaiknya juga dicampurkan dengan sayuran. Beberapa campuran sayur yang nikmat untuk dijadikan menu MPASI bayi 7 bulan antara lain adalah bayam dan jagung manis, kentang dan wortel, atau brokoli dan kentang.

3. Tambahkan penambah rasa agar tidak hambar

Meskipun bayi belum terlalu peka dengan berbagai rasa dari makanan, tapi sebaiknya Anda mulai melatih indra perasa bayi mulai sejak masa MPASI. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memberikan penambah rasa pada saat membuat bubur untuk bayi agar rasanya tidak hambar. Namun, perlu diingat sebaiknya menggunakan bahan-bahan penambah rasa yang alami. Hindari menambahkan rasa pada bubur untuk bayi menggunakan penyedap instan yang mengandung MSG apa lagi pengawet. Beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk menambahkan rasa pada bubur bayi antara lain adalah kayu manis, jintan, dan beberapa rempah lainnya.

4. Blender agar teksturnya lebih halus

Salah satu tahapan yang harus Anda perhatikan ketika mencoba cara membuat bubur bayi 6 bulan yaitu saat proses mencampurkan semua bahan. Ketika semua bahan telah tercampur rata, sebaiknya Anda perhatikan kembali teksturnya. Bagi bayi yang baru memasuki usia MPASI, bubur yang disajikan haruslah lembut dan mudah dicerna. Guna mendapatkan tekstur bubur bayi yang tepat, Anda bisa blender semua bahan agar teksturnya lebih halus dan lembut. Setelah itu, supaya tekstur bubur untuk bayi yang dihasilkan lebih mudah dicerna, Anda juga bisa menyaring bubur setelah di-blender agar hasilnya lebih halus.

5. Sajikan langsung ketika masih segar

Setelah bubur untuk si kecil selesai dimasak dan teksturnya sudah dipastikan lembut serta mudah dicerna, sebaiknya Anda langsung menyajikannya kepada si kecil. Hindari menyimpan bubur bayi lebih dari dua jam, karena khawatir sudah tidak segar dan rasanya berubah. Jika ingin disimpan, sebaiknya Anda menaruhnya di tempat yang tertutup dan masukkan ke dalam kulkas. Lalu hangatkan saat ingin disajikan.

Jadi, itulah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat bubur bayi sehat dan bergizi. Selamat mencoba, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *