Bolehkah Ibu Hamil Masturbasi? Ketahui Penjelasannya di Sini

Wanita yang sedang hamil diperbolehkan untuk berhubungan seksual, selama tidak ada kondisi medis tertentu yang dialami. Akan tetapi, perubahan pada tubuh serta ukuran perut seringkali membatasi wanita hamil dalam berhubungan seksual. Sebagai gantinya, banyak ibu hamil masturbasi.

Sebenarnya, melakukan masturbasi ketika hamil diperbolehkan. Tapi, sama seperti hubungan seksual saat hamil, melakukan masturbasi di tengah masa kehamilan juga perlu dilakukan dengan perhatian khusus. 

Perhatian bagi ibu hamil masturbasi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar masturbasi tidak sampai mengganggu kehamilan Anda. Berikut ini hal-hal tersebut: 

  • Menjaga kebersihan kuku jari

Sebaiknya, saat akan melakukan masturbasi, pastikan kuku jari Anda dalam keadaan bersih dan terpotong pendek. Kuku yang terlalu panjang berpotensi menyebabkan luka dan memicu robekan pada bagian luar vagina. 

Ini tentunya akan menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari hal tersebut. 

  • Waspadai sensasi kram setelah masturbasi

Beberapa wanita mungkin akan mengalami sensasi kram di sekitar perut setelah melakukan masturbasi saat hamil. Sensasi ini berhubungan dengan otot-otot perut yang berkontraksi.

Hal ini sebenarnya tidak berbahaya. Tapi, jika Anda menderita kondisi medis tertentu, maka kontraksi perut ini bisa memberikan dampak negatif bagi kehamilan. 

  • Larangan bagi risiko kelahiran prematur

Ibu hamil masturbasi boleh-boleh saja, tapi tidak dianjurkan jika Anda memiliki risiko untuk kelahiran prematur. Jika dulunya Anda pernah melahirkan secara prematur, Anda juga tidak dianjurkan untuk melakukan hal ini. 

Bukan hanya itu, masturbasi juga tidak dianjurkan apabila Anda mengalami pendarahan vagina atau mengalami air ketuban yang pecah. 

Apa yang terjadi setelah masturbasi?

Setelah ibu hamil masturbasi, Anda akan merasakan berbagai macam manfaat positif, contohnya seperti: 

  • Tidur lebih nyenyak

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan untuk tidur di tengah masa kehamilan Anda? Ini terjadi karena faktor perubahan hormon serta perubahan lain secara fisik yang menyebabkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan. 

Melakukan masturbasi bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian telah membuktikan bahwa wanita hamil yang melakukan masturbasi cenderung bisa tidur lebih nyenyak. 

  • Melepaskan stres

Banyak wanita hamil yang rentan terhadap stres. Ini juga dipengaruhi oleh faktor perubahan hormon di masa kehamilan. 

Penting bagi Anda untuk memastikan kondisi emosional Anda tetap terjaga selama hamil. Karena, saat emosional Anda tidak stabil, maka kesehatan janin pun akan ikut terpengaruh. Ibu hamil masturbasi bisa menjadi salah satu upaya mengatasi stres ini.

  • Alternatif hubungan seks

Seperti yang dijelaskan di awal, tidak semua pasangan bisa melakukan hubungan seksual ketika pasangan wanita sedang mengandung. Padahal, Anda dan pasangan mungkin sama-sama memiliki hasrat seksual yang belum terpuaskan.

Sebagai gantinya, cobalah untuk melakukan masturbasi. Masturbasi bisa menjadi upaya alternatif untuk mengganti hubungan seksual yang tak bisa diwujudkan. Anda bisa merasakan kepuasaan serta merasa lebih rileks setelah melakukannya. 

Secara garis besar, selama dilakukan dengan aman, tidak apa-apa jika Anda ingin masturbasi saat sedang hamil. Tapi, jika Anda masih ragu, maka cobalah berkonsultasi dengan dokter Anda. 

Tak perlu khawatir dengan risiko ibu hamil masturbasi. Menurut penelitian, tidak ada risiko khusus yang bisa terjadi jika ibu hamil melakukan masturbasi, selama Anda tidak menderita kondisi medis tertentu atau dilarang oleh dokter kandungan Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *