Author: Aydin

Ketahui Peran Orangtua dalam Kesuksesan Anak

Peran orang tua akan berbeda dalam tiap fase usia anak

Penelitian telah menunjukkan bahwa peran orangtua sangat berdampak besar pada pendidikan anak-anak mereka, sehingga mereka bisa menjadi orang dewasa yang sukses. Ketika anak-anak telah berkembang dari bayi hingga remaja, kemudian menjadi orang dewasa, maka anak Anda akan melewati serangkaian tahap perkembangan yang penting bagi semua aspek kepribadian dan kehidupan mereka, seperti pertumbuhan fisik, intelektual, emosional, dan sosial. Peran orangtua yang sangat penting dapat memberikan dorongan, dukungan, dan akses ke fasilitas tertentu yang memungkinkan anak-anak untuk bisa berkembang.

Orangtua merupakan guru pertama bagi anak mereka. Oleh karena itu, orangtua harus menjadi guru yang terbaik bagi mereka sepanjang hidup. Karena berfungsi sebagai seorang pelatih, maka orangtua bisa mendidik atau membimbing anak pada tantangan yang sesuai dengan usianya untuk mendorong perkembangan serta memperkaya pengalaman  anak sehingga mereka mampu untuk mengeksplorasi, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan di sekitar mereka. 

Seorang anak tidak dapat mencapai potensi penuh mereka kecuali orangtuanya terlibat secara aktif dalam pendidikan mereka. Penelitian telah membuktikan bahwa keterlibatan orangtua yang positif terhadap anak dapat meningkatkan prestasi anak, mengurangi perilaku yang buruk, meningkatkan kehadiran anak di sekolah, dan meningkatkan kepuasan siswa di sekolah. Sebaliknya, jika seorang anak memiliki orangtua yang tidak terlibat dalam pendidikannya, pada umumnya anak tersebut mendapat nilai yang lebih buruk, sering mendapat masalah di sekolah, dan merasa kurang bahagia.

Keterlibatan peran orangtua sejak usia dini memiliki efek yang signifikan pada pencapaian pendidikan dan terus berlanjut hingga remaja dan dewasa. Jadi, orangtua memiliki peran yang penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang sukses dan produktif.

Selain itu, para orangtua perlu mengikuti perkembangan zaman, dan mendidik anak sesuai dengan zamannya. Orangtua juga perlu menjadi pelatih karir bagi anak-anak mereka, dan membimbing anak-anak ke jalan yang benar. Jadi, orangtua perlu mengetahui minat anak, dan mata pelajaran di mana mereka mendapatkan nilai tertinggi. 

Banyak orangtua yang menghadapi tantangan perubahan zaman dan sebagai akibatnya, terjebak dalam cara tradisional dalam melihat pilihan karier untuk anak mereka. Banyak orangtua mendorong anak-anak untuk memiliki profesi tradisional yang mereka yakini aman seperti dokter, pengacara, dan akuntan. Akan tetapi, sekarang ada lebih banyak profesi baru dan program universitas yang ditawarkan akhir-akhir ini. Bahkan sekarang sudah ada profesi pengembang aplikasi, yang merupakan sebuah profesi yang belum pernah terdengar sepuluh tahun lalu. Gaya pengasuhan orangtua juga perlu berkembang seiring waktu. Orangtua perlu belajar tentang pasar tenaga kerja dan sistem pendidikan sehingga mampu membimbing anak-anak agar sesuai dengan perkembangan zamannya. 

Oleh karena itu, peran orangtua sangat penting untuk menentukan masa depan anak, oleh karena itu sebaiknya orangtua melakukan beberapa hal sebagai berikut.

  • Bantu anak-anak untuk menemukan kemampuan, minat, dan keterampilan mereka, sambil mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka. 
  • Bantu anak-anak agar dapat mempertimbangkan pilihan karir atau pendidikan, alih-alih hanya mendorong mereka untuk mengejar profesi apa yang dapat diterima secara sosial atau menguntungkan secara ekonomi.  
  • Membantu dan membimbing anak untuk membuat keputusan yang baik tentang kemajuan karier.  
  • Terus dorong anak-anak untuk mencapai apa yang telah diputuskan dengan memberi dukungan dan sumber daya yang berkelanjutan. 

Selain itu, ada peran orangtua yang tidak kalah penting untuk memastikan kehidupan anak tetap berjalan dengan baik seperti anak bisa tidur cukup setiap hari, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, buktikan kepada anak bahwa pendidikan sangat penting dengan memeriksa nilai, kehadiran dan perilaku, serta berikan penghargaan kepada anak Anda atas usaha yang telah dilakukan anak.

Medical Check Up untuk Laki-Laki dan Perempuan, Yuk Disimak!

Medical check up adalah suatu pemeriksaan kesehatan rutin yang perlu dilakukan untuk memastikan kondisi Anda tetap sehat. Pemeriksaan atau pengecekan ini juga dapat menjadi langkah preventif.

Tentunya kondisi kesehatan setiap orang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari usia, jenis kelamin, hingga riwayat penyakit.

Nah, pemeriksaan kesehatan rutin perlu Anda lakukan untuk mendeteksi kondisi serius seperti kanker, diabetes, atau tekanan darah tinggi. Dengan mengetahuinya lebih dini, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi masalah.

Secara umum, medical check up adalah serangkaian tes fisik yang dilakukan dokter untuk mengukur kondisi tubuh Anda. Tergantung pada riwayat kesehatan Anda, dokter mungkin akan fokus melakukan pengecekan di area tertentu.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan serangan jantung, mungkin dokter akan menambah pengecekan ekstra untuk tekanan darah, tes darah, diabetes, dan kolesterol.

Apa itu pemeriksaan fisik dalam medical check up?

Medical check up adalah serangkaian tes yang ditentukan oleh sejumlah informasi dasar seperti usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, dan beberapa faktor penentu lainnya.

Secara umum, medical check up dilakukan dengan memeriksa kondisi fisik pasien meliputi:

Riwayat kesehatan terbaru

Dokter mungkin menanyai Anda mengenai perkembangan dan perubahan riwayat kesehatan terbaru. Mungkin Anda perlu menjawab pertanyaan mengenai pekerjaan, obat-obatan, alergi, suplemen, atau operasi terbaru.

Pemeriksaan tanda vital

Dokter perlu membaca tekanan darah, detak jantung, dan pernapasan Anda. Tekanan darah harus diperiksa setidaknya setiap tahun, maksimal tiga tahun sekali, tergantung riwayat kesehatan Anda.

Pemeriksaan visual

Dokter akan mengamati penampilan Anda untuk mencari adanya potensi masalah. Sebagai contoh, dokter akan memeriksa bagian-bagian tubuh yang dapat menunjukkan masalah kesehatan, seperti:

  • Kepala
  • Mata
  • Dada
  • Perut
  • Tangan dan pergelangan tangan
  • Fungsi sistem saraf, seperti bicara dan berjalan

Pemeriksaan fisik

Selanjutnya, dokter akan menggunakan alat bantu untuk mengecek mata, telinga, hidung, dan tenggorokan Anda. Biasanya dokter akan mendengarkan jantung dan paru-paru Anda. Pemeriksaan juga meliputi:

  • Sentuhan atau tepukan di area tubuh Anda (misalnya di perut) untuk merasakan kelainan
  • Pemeriksaan kulit, rambut, dan kuku
  • Pengujian fungsi dan refleks motorik

Tes laboratorium

Nah, untuk melengkapi pemeriksaan fisik, dokter biasanya akan memerintahkan pengambilan sampel darah untuk pengujian laboratorium. Anda mungkin akan diminta melakukan pengecekan darah lengkap dan metabolisme lengkap.

Pengecekan darah dapat menunjukkan adanya masalah di ginjal, hati, dan sistem imun Anda. Tes darah penting untuk mendeteksi adanya masalah dalam tubuh Anda yang mungkin mengindikasikan suatu masalah yang lebih besar.

Skrining tes dalam medical check up

Seperti yang dijelaskan, medical check up adalah tes yang penting dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan. Artinya, ada beberapa tes yang dikategorikan berdasarkan jenis kelamin.

Ada medical check up untuk perempuan, ada pula untuk laki-laki, dan ada pemeriksaan untuk keduanya.

Tes untuk perempuan

  • Mammogram. Pengecekan untuk adanya potensi kanker payudara, dapat dilakukan sejak usia dewasa, penting bagi usia lanjut.
  • Pengecekan payudara. Anda perlu melakukan pengecekan payudara untuk mencari adanya benjolan dan tanda-tanda kanker payudara.
  • Pap smear. Skrining yang dilakukan untuk mendeteksi potensi kanker serviks, sebaiknya mulai dilakukan sejak usia 21 tahun.
  • Pemeriksaan pelvis. Suatu pemeriksaan lengkap yang meliputi pengecekan vagina, leher rahim, dan vulva untuk mencari tanda-tanda infeksi menular seksual (IMS).
  • Tes kolesterol. Sebagian besar perempuan harus melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin sejak usia 45 tahun, harus lebih dini jika ada riwayat dalam keluarga.

Tes untuk laki-laki

  • Tes kolesterol. Sebagian besar laki-laki dianjurkan melakukan pengecekan kolesterol sejak usia 35 tahun. Jika ada riwayat, sebaiknya dimulai sejak lebih dini.
  • Skrining kanker prostat. Faktanya, kanker prostat terbukti menyerang banyak laki-laki usia lanjut. Bicarakan dengan dokter untuk melakukan pengecekan.
  • Pemeriksaan testis. Dokter perlu memeriksa testis untuk mencari tanda-tanda masalah, termasuk benjolan, perubahan ukuran, atau kelembekan
  • Skrining aneurisma aorta perut. Dilakukan dengan USG, direkomendasikan untuk laki-laki usia lanjut yang pernah merokok.

Tes untuk perempuan dan laki-laki

  • Kolonoskopi. Suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis adanya potensi kanker usus sejak dini.
  • Skrining kanker paru-paru. Laki-laki dan wanita usia lanjut yang pernah merokok atau terpapar asap rokok perlu melakukan CT scan paru-paru secara rutin.
  • Diabetes. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan diabetes – termasuk kondisi obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi – maka Anda perlu melakukan pengecekan diabetes.
  • Hepatitis C. Setiap individu kelahiran 1945-1965 direkomendasikan melakukan tes darah untuk hepatitis C.
  • Depresi. Sering dianggap remeh, faktanya depresi adalah masalah kesehatan serius. Namun, Anda tidak boleh mendiagnosis diri sendiri, sebaiknya bicarakan dengan dokter atau tenaga profesional.

Risiko pemeriksaan kesehatan

Sebagian besar pemeriksaan fisik di atas tidak membawa risiko lebih. Mungkin Anda merasa sedikit tidak nyaman dan sedikit sakit saat pengambilan sampel darah, tapi tidak lebih dari itu.

Bicarakan dengan dokter Anda terkait rutinitas melakukan pemeriksaan kesehatan rutin Anda. Faktanya, tidak semua tes perlu dilakukan setiap tahun.

Medical check up adalah serangkaian tes untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan Anda. Seiring bertambahnya usia, Anda perlu melakukan pemeriksaan rutin untuk bersiap menghadapi risiko apa pun yang mungkin mengganggu kesehatan Anda.

Komunikasikan dengan dokter setiap masalah atau gangguan yang Anda rasakan dan minta dokter memberikan saran yang Anda butuhkan.

Anak Alami Ciri-ciri Disleksia, Apa yang Harus Diketahui?

Hati Anda sebagai orang tua pasti remuk ketika melihat Anda menunjukkan ciri-ciri disleksia. Di mana disleksia merupakan gangguan belajar yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada area otak yang memproses bahasa. Ciri-ciri disleksia yang umumnya dialami oleh anak, antara lain terlambat dalam berbicara, sulit menghafal abjad, membaca dengan sangat lamban, sampai kesulitan dalam proses menulis. 

Kebanyakan orang beranggapan bahwa gejala disleksia merupakan kondisi yang sudah tidak bisa diperbaiki dan merusak masa depan anak. Namun, pikiran Anda mungkin akan langsung berubah dan kepanikan Anda bisa lekas memudar jika mengetahui fakta-fakta yang sebenarnya terkait disleksia. 

Berikut ini adalah beberapa fakta penting soal disleksia. Jadi ketika anak Anda mengalami ciri-ciri disleksia, pahami dulu fakta-fakta di bawah ini dan lakukanlah penindakan yang tepat. 

Cenderung Diturunkan dalam Keluarga 

Anda mungkin penasaran bagaimana bisa anak Anda mengalami ciri-ciri disleksia. Hampir sebagian besar disleksia anak merupakan keturunan dari keluarga, khususnya orang tua. Anak-anak yang memiliki orang tua yang salah satunya pengidap disleksia, hampir 50 persen akan menderita disleksia pula. Apalagi jika kedua orang tuanya pengidap disleksia, anak tersebut hampir bisa dipastikan 100 persen mengalami gangguan belajar yang sama. Namun selain faktor orang tua, risiko disleksia pada anak bisa meningkat jika ia lahir prematur ataupun terlahir dengan berat badan yang rendah. 

Tidak Mempengaruhi Kecerdasan 

Jangan menganggap anak yang memiliki ciri-ciri disleksia adalah pribadi yang tidak cerdas. Kenyataannya, orang-orang yang mengidap disleksia justru dinilai lebih kreatif dan memiliki tingkat kecerdasan tinggi. Salah satunya contoh hidupnya adalah Albert Eistein, di mana penemu ini ternyata merupakan pengidap disleksia, namun memiliki IQ tinggi sampai 160. 

Kerap Disertai Gangguan Hiperaktif 

Yang perlu diwaspadai dari anak yang menunjukkan ciri-ciri disleksia adalah ada tidaknya kondisi penyerta yang mesti mendapatkan terapi ekstra. Pasalnya menurut penelitian, hampir 40 persen anak yang mengidap disleksia ternyata juga memiliki masalah gangguan hiperaktif yang membuatnya sulit berkonsentrasi. 

Masalah dengan Pengurutan 

Masalah utama yang biasanya dirasakan oleh penderita disleksia adalah terkait pengururan. Ini membuat pengidap disleksia sulit mengingat urutan huruf ataupun membaca sesuatu secara berurutan. Hal ini pula yang pada akhirnya membuat pengidap disleksia sulit untuk menghafal alfabet ataupun membaca dengan cepat. 

Habiskan Banyak Energi 

Jangan memarahi anak yang memiliki ciri-ciri disleksia. Anda justru harus ekstra sabar mengajarinya sebab ia jauh lebih lelah daripada Anda! Asal tahu saja, penderita disleksia menghabiskan enegri 5 kali lipat lebih banyak daripada orang yang tidak mengalami gangguan belajar ini untuk menulis ataupun membaca. Apakah Anda ingin semakin menghabiskan energinya dengan terus-menerus memaksanya belajar tanpa henti sembari mengomelinya sepanjang waktu? 

Terbagi 2 Jenis Utama 

Ada dua jenis utama disleksia yang mungkin dialami oleh seseorang. Yang pertama adalah disleksia visua di mana seseorang mengalami kesulitan membaca ataupun menulis karena lemahnya pempromesan visual dalam area otak. Yang satu algi adalah disleksia fonologi. Di mana seseorang mengalami ciri-ciri disleksia karena ia kesulitan memproses apa yang ia dengar. 

Tidak Ada Obat 

Bagaimanapun, disleksia bukanlah suatu penyakit. Percuma Anda menuntut dokter memberikan obat kepada anak jika si kecil menunjukkan ciri-ciri disleksia. Soalnya, tidak ada obat untuk gangguan belajar yang satu ini. Yang dapat Anda lakukan adalah mengikutkan anak terapi untuk proses belajar yang lebih menyenangkan dan memungkinkannya mengingat lebih mudah. Nyatanya dengan bantuan yang tepat, seseorang yang mengidap disleksia dapat belajar membaca dan mengeja. 

Diidap 20 Persen Populasi 

Anda mungkin sulit percaya dengan fakta yang satu ini di mana pengidap disleksia ternyata sangat banyak! Hampir 20 persen populasi dunia atau 1: 5 orang ternyata mengidap disleksia! Hanya saja, tingkatan disleksianya berbeda-beda, mulai dari yang ringan sampai yang parah. Banyak pula penderita disleksia yang tidak menunjukkan ciri-ciri disleksia secara gamblang sehingga gangguan belajar tersebut tidak disadari orang lain. 

Jika anak Anda menunjukkan ciri-ciri disleksia, tetap kawal proses belajarnya tanpa emosi yang berlebihan. Bagaimanapun, ia tidak menginginkan kondisi tersebut. Namun, pertolongan yang tepat dari Anda bisa membuat semangatnya untuk mengurangi gejala disleksia semakin besar. 

Jika Bosan dengan Sumber Protein Nabati, Konsumsi Makanan Ini!

Bersama dengan lemak dan karbohidrat, protein merupakan salah satu zat gizi makro, yang sangat penting untuk kinerja tubuh. Misalnya, berperan dalam pengangkutan oksigen dan nutrisi ke tubuh, komunikasi antarsel, hingga meningkatkan imunitas. Untuk mencukupi kebutuhan protein harian, Anda bisa mengonsumsi berbagai makanan yang menjadi sumber protein nabati atau hewani. 

Makanan yang mengandung protein bisa berasal dari banyak sumber. Sebut saja, daging, sayuran, kacang-kacangan, bahkan buah-buahan. Berikut ini beberapa makanan yang mengandung protein, yang bisa dengan mudah Anda temukan baik di pasar tradisional sampai supermarket modern. 

1. Telur

Dikutip dari Pusat Data Makanan, telur merupakan salah satu makanan kaya protein yang bernutrisi. Sebab, baik kuning telur maupun putih telurnya mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, molekul antioksidan yang baik untuk mata, dan tentu saja, menjadi sumber protein. Satu butir telur besar mengandung sekitar 6 gram protein, dengan total kalori sebanyak 78. Dalam satu butir telur yang besar, terkandung sekitar 6 gram protein.

2. Dada ayam

Dada ayam juga menjadi salah satu sumber protein, yang menjadi pilihan untuk membentuk otot. Dalam satu dada ayam tanpa kulit, terkandung sebanyak 53 gram protein, dengan total kalori 284.

3. Sarden

Ikan sarden mungkin hanya dikenal sebagai makanan yang mudah dikonsumsi, karena banyak tersedia dalam kemasan kalengan, dengan harga yang terjangkau. Dalam setiap sajian 70 gram sarden kalengan, terdapat sekitar 8 gram protein.

4. Udang

Sumber protein ini juga bisa Anda masukkan ke dalam menu makan, jika sedang berusaha menurunkan berat badan. Sebab, udang adalah makanan yang mengandung protein, namun kalorinya tergolong rendah. Dari 85 gram udang, terdapat sekitar 18 gram protein, dengan kalori total hanya sekitar 84.

5. Tuna

Seperti udang, tuna juga menjadi sumber protein yang rendah kalori. Selain itu, tuna juga mengandung jenis lemak sehat omega-3, yang baik untuk kesehatan. Anda bisa mendapatkan tuna dalam kemasan kalengan. Dalam 154 gram tuna, Anda bisa mendapatkan asupan protein sebesar 39 gram, dan kalori yang ada di dalamnya hanya 179.

6. Daging sapi tanpa lemak

Daging sapi juga hadir dalam berbagai hidangan Nusantara, mulai dari rendang, sate, hingga soto dan sup. Daging sapi merupakan makanan yang mengandung protein baik. Dalam takaran 85 gram daging sapi dengan 10% lemak, terkandung 22 gram protein, dengan kalori sebesar 184. 85 gram daging sapi mengandung sekitar 22 gram protein

7. Dada ayam kalkun

Tak mau kalah dengan ayam pada umumnya, ternyata dada ayam kalkun juga menjadi sumber protein yang sangat tinggi, lho! Ditambah lagi, sumber protein yang lezat ini tidak mengandung lemak dan kalori tinggi. Dalam 85 gram dada kalkun, mengandung 26 gram protein!

8. Yoghurt 

Yoghurt merupakan produk olahan susu yang sangat kental dan cocok untuk dikonsumsi dengan hidangan manis gurih. Yoghurt memiliki tekstur yang lembut dan kaya akan kandungan protein, yaitu sekitar 69% kalori. Satu wadah 6 ons (170 gram) yoghurt mengandung 17 gram protein dan 100 kalori. 

9. Keju cottage

Selain tinggi protein, keju cottage mengandung banyak kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, vitamin B2 dan berbagai nutrisi penting lainnya. Dalam secangkir keju cottage dengan 2% lemak, mengandung 27 gram protein dan 194 kalori.

Protein memang terbagi dalam dua sumber yaitu sumber protein nabati dan hewani sehingga Anda bisa menyeimbangkan keduanya. Jika bosan dengan pilihan sumber gizi ini, maka bisa mengonsumsi makanan di atas. Namun jika Anda seorang vegan atau vegetarian, bisa memilih sumber protein nabati seperti kacang kedelai dan menghindari produk olahan susu.

Tes Kesehatan Jantung di Prodia Lab Medan

Salah satu tes yang bisa digunakan untuk melihat kondisi dan kesehatan jantung adalah electrocardiogram (ECG). Kamu bisa melakukan tes ini di Prodia Lab Medan lho.

Ekokardiografi (EKG) adalah tes sederhana yang bisa digunakan untuk memeriksa ritme jantung dan aktivitas listrik di jantung kamu.

Lalu siapa sih yang harus melakukan tes ini? Seperti apa proses dan manfaatnya? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini!

Jenis-jenis ekokardiografi 

Sebelum melakukan tes, ada beberapa jenis EKG yang perlu kamu tahu dulu nih. Berikut penjelasannya:

  • EKG resting yang dilakukan dengan cara kamu berbaring dalam kondisi yang nyaman
  • EKG Stress atau sport yang dilakukan sambil kamu melakukan olahraga seperti berlari di atas treadmill
  • EKG rawat jalan atau juga disebut monitor Holter yang dilakukan menggunakan alat elektroda yang terhubung ke mesin portabel kecil yang dikenakan di pinggang. Ini membuat jantung dapat dipantau di rumah selama 1 hari atau lebih

Jenis EKG yang akan dokter rekomendasikan pasti akan disesuaikan pada gejala dan masalah jantung yang dicurigai.

Manfaat ekokardiografi 

Dengan memeriksa ritme dan aktivitas listrik di dalam jantung, ini dapat memberikan gambaran mengenai kondisi jantung kamu lho.

Berikut beberapa kondisi medis yang bisa dideteksi melalui tes ekokardiografi :

  • Aritmia yaitu kondisi di mana jantung berdetak terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak teratur
  • Penyakit jantung koroner yaitu penyakit di mana suplai darah ke jantung tersumbat atau terganggu oleh penumpukan zat lemak
  • Serangan jantung yaitu kondisi di mana suplai darah ke jantung tiba-tiba tersumbat
  • Kardiomiopati adalah kondisi saat di mana dinding jantung menjadi menebal atau membesar

Kapan tes EKG dilakukan?

Pada umumnya tes ini direkomendasikan untuk orang-orang yang sudah memiliki gejala gangguan jantung.

Berikut beberapa kondisi di mana dokter biasanya merekomendasikan pasien untuk melakukan tes EKG:

  • Saat irama jantung tidak normal
  • Jika arteri jantung tersumbat atau menyempit dan menyebabkan nyeri dada atau serangan jantung
  • Pernah mengalami serangan jantung sebelumnya
  • Sebagai tes untuk menilai seberapa baik perawatan penyakit jantung tertentu, seperti alat pacu jantung bekerja

Namun, selain itu jika kamu tinggal di keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, dokter maka kamu disarankan melakukan tes elektrokardiogram sebagai metode skrining, bahkan jika kamu tidak memiliki gejala sekalipun.

Jika kamu memiliki beberapa gejala di bawah ini, segera lakukan tes EKG untuk melihat apakah ada risiko penyakit jantung pada diri kamu:

  • Sakit dada
  • Pusing atau kebingungan
  • Palpitasi jantung
  • Denyut nadi cepat
  • Sesak napas
  • Kelemahan, kelelahan, hingga penurunan kemampuan untuk berolahraga

Bagaimana EKG dilakukan?

Ada beberapa cara berbeda untuk melakukan EKG, tergantung dengan jenis mana yang dokter rekomendasikan.

Pada umumnya, tes ini dilakukan dengan cara memasang sejumlah kecil sensor lengket yang disebut elektroda ke beberapa bagian tubuh seperti lengan, kaki, dan dada. Elektroda ini dihubungkan dengan kabel ke mesin perekam EKG.

Kamu tidak perlu persiapan khusus sebelum melakukan tes EKG di Prodia Lab Medan. Jadi kamu bisa makan dan minum seperti biasa sebelumnya.

Tes itu sendiri biasanya hanya berlangsung beberapa menit, dan kamu bisa langsung pulang atau kembali ke bangsal jika kamu sedang dirawat di rumah sakit.

Jika kamu tinggal di Medan dan ingin melakukan tes EKG ini, kamu bisa melakukannya di klinik dan lab Prodia Medan lho!

Selain Mengonsumsi Narfoz, Lakukan Ini Saat Mengalami Mual Setelah Kemoterapi

Mual adalah salah satu efek samping kemoterapi yang paling umum. Bahkan, efek samping ini mulai muncul sesaat setelah obat kemoterapi dosis pertama diberikan. Meskipun beberapa orang dapat meredakan rasa mualnya dengan mudah, sebagian pasien kanker lainnya harus berjuang dengan keras untuk mengatasinya. Salah satu cara untuk meredakan mual, biasanya dokter akan memberikan Narfoz untuk mengatasi masalah tersebut.

Narfoz tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi mual dan muntah akibat tindakan medis tertentu, seperti kemoterapi dan radioterapi. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mencegah mual dan muntah setelah tindakan operasi. Narfoz tablet mengandung zat aktif ondansetron. Zat aktif ini akan membantu meredakan rasa mual atau keinginan muntah setelah menjalankan tindakan medis tersebut. 

Meskipun ampuh membunuh sel-sel kanker, kemoterapi juga sering kali memicu rasa mual. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari frekuensi perawatan, dosis obat, dan cara pemberian obat (obat minum maupun cairan infus).

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala – gejala yang muncul setelah dilakukannya kemoterapi. 

  1. Minum obat pereda mual

Setelah kemoterapi selesai dilakukan, dokter biasanya akan memberikan obat khusus untuk meredakan mual. Obat antimual ini disebut juga dengan antiemetik. Pemberian dosis dan jenis obatnya berbeda-beda untuk setiap pasien, tergantung dari seberapa parah mual yang dirasakan. Obat antimual ini tersedia dalam berbagai bentuk, di antaranya pil, cairan infus, atau supositoria. Jika pasien mengalami mual dan muntah, pasien tersebut mungkin akan diberikan obat pereda mual melalui cairan infus atau supositoria supaya tidak terbuang sia-sia. Konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat pereda mual yang sesuai dengan kondisi Anda.

  1. Akupuntur

Menurut American Society of Clinical Oncologists (ASCO), akupuntur disebut-sebut ampuh meringankan efek samping kemoterapi yang mengganggu. Salah satunya meredakan mual setelah kemoterapi. Mengutip dari sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Chinese Acupuncture and Moxibustion, akupuntur yang dikombinasikan dengan terapi panas bernama moksibusi dapat mengurangi mual akibat obat kemoterapi. Hal ini diperkuat pula dengan studi kecil lainnya, bahwa pasien kanker yang baru saja menjalani radiasi dan kemoterapi cenderung mengalami mual yang lebih ringan. Selain itu, dosis obat antimual yang diberikan juga lebih rendah daripada pasien yang tidak melakukan akupuntur.

  1. Gunakan prinsip makan sedikit tapi sering

Rasa mual akibat pengobatan kanker seringnya membuat pasien jadi malas makan. Jika makan dengan porsi normal membuat Anda mual dan muntah, sebaiknya gunakan prinsip “makan sedikit tapi sering”. Sebab bagaimanapun, pasien kanker tetap harus makan secara rutin supaya kebutuhan nutrisinya tetap terjaga. Jika Anda tidak sanggup menghabiskan satu porsi makanan utuh secara langsung, sebaiknya berikan jeda setiap 2-3 jam untuk makan dengan porsi yang lebih kecil. Perhatikan juga jenis makanan yang dikonsumsi. Hindari makanan yang digoreng, berlemak, dan makanan manis karena cenderung sulit dicerna. Alih-alih membuat pasien bisa makan, makanan tersebut justru bisa memperparah mual. Dan yang terpenting, selalu penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda dengan minum minimal 8 gelas per hari supaya tidak dehidrasi.

  1. Teknik relaksasi

American Cancer Society (ACS) mengatakan bahwa teknik relaksasi memberikan hasil yang menakjubkan dalam mengurangi mual setelah kemoterapi. Jenis terapi ini bisa membantu Anda merasa lebih rileks dan mengalihkan Anda dari gangguan mual. Ada banyak teknik relaksasi yang bisa Anda lakukan. Mulai dari latihan pernapasan, terapi musik, hipnosis, hingga meditasi. Semakin Anda merasa rileks, Anda pun akan semakin mudah menghadapi dan mengatasi berbagai efek samping kemoterapi yang mengganggu.

Itulah hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa mual setelah melakukan kemoterapi selain mengonsumsi Narfoz. Kondisi setiap orang memang berbeda – beda, maka dari itu jika dirasa kondisi Anda tidak semakin membaik segera hubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa Khasiat Obat Divoltar untuk Obat Sakit Gigi

Divoltar tablet adalah obat untuk meredakan nyeri dan mengurangi peradangan (inflamasi)

Divoltar tablet dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Obat ini juga dapat membantu mengatasi sakit gigi.

Nyeri atau radang adalah salah satu gejala yang umum terjadi akibat masalah gigi. Anda mungkin mengalami gigi bengkak dan rasa nyeri yang terasa nyut-nyutan.

Ada beberapa obat anti nyeri yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi masalah tersebut, Divoltar salah satunya. Kandungan natrium diklofenak dalam obat ini efektif untuk mengatasi nyeri dan peradangan.

Obat ini umum digunakan untuk mengatasi nyeri seperti radang sendi atau gangguan otot. Namun, Divoltar juga dapat mengatasi nyeri umum lainnya seperti nyeri haid, asam urat, dan sakit gigi.

Anda bisa mendapatkan obat ini dengan menggunakan resep dokter. Sebaiknya jangan mengonsumsi obat untuk jangka waktu lama yang melebihi anjuran dokter.

Khasiat obat Divoltar

Natrium diklofenak bekerja dengan memblokir prostaglandin, senyawa kimia yang memberikan sinyal rasa sakit, pada tubuh. Berikut sejumlah manfaat Divoltar:

  • Membantu meredakan peradangan dan mengurangi rasa nyeri secara umum
  • Meredakan radang sendi akibat serangan sistem kekebalan tubuh terhadap jaringan (rheumatoid arthritis)
  • Mengurangi gejala peradangan tulang belakang
  • Mengatasi radang sendi akibat gesekan tulang penyusun sendi
  • Meringankan nyeri ringan hingga sedang akibat berbagai masalah

Natrium diklofenak untuk sakit gigi

Sakit gigi umumnya diatasi dengan obat antinyeri seperti ibuprofen, naproxen, atau paracetamol.

Namun, jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obat tersebut atau merasa penggunaannya tidak efektif, Anda dapat menggunakan natrium diklofenak yang terkandung dalam Divoltar.  

Tentu Anda juga perlu mempertimbangkan keparahan tingkat sakit gigi. Biasanya ibuprofen sudah sangat cukup untuk mengurangi nyeri akibat sakit gigi.

Mungkin Anda juga membutuhkan antibiotik untuk mengatasi infeksi gigi yang menyebabkan rasa nyeri.

Bagi Anda yang mengalami nyeri tingkat ekstrem, Divoltar dapat menjadi pilihan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut secara instan.

Peringatan konsumsi obat

Natrium diklofenak tidak cocok bagi orang dengan gangguan jantung atau yang memiliki masalah pernapasan. Obat ini juga tidak tepat digunakan bagi penderita stroke atau serangan jantung.

Obat ini relatif aman, tetapi ada beberapa informasi yang perlu Anda jelaskan kepada dokter sebelum mendapatkan resep Divoltar. Hati-hati konsumsi obat ini jika Anda:

  • Memiliki asma atau reaksi alergi lain
  • Pernah mengalami masalah perut seperti maag atau masalah asam lambung
  • Memiliki masalah jantung atau masalah sirkulasi darah
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Memiliki faktor risiko seperti darah tinggi, level kolesterol tinggi, diabetes, atau merokok
  • Pernah mengalami kasus pembekuan darah
  • Masalah pada hati atau ginjal
  • Jika Anda mengonsumsi obat lainnya

Efek samping

Obat ini aman dikonsumsi asal sesuai dengan resep dokter. Meski demikian, ada kemungkinan terjadi berbagai efek samping seperti:

  • Diare
  • Konstipasi
  • Perut kembung
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Berat badan naik
  • Sulit bernapas
  • Bengkak di perut, kaki, atau pergelangan kaki
  • Merasa lelah
  • Tidak berenergi
  • Mual
  • Hilang nafsu makan
  • Gatal-gatal
  • Demam
  • Ruam
  • Nyeri punggung

Segera konsultasi dengan dokter jika Anda mengalami efek samping serius. Dokter mungkin meminta Anda menghentikan konsumsi obat Divoltar.

Bolehkah Ibu Hamil Masturbasi? Ketahui Penjelasannya di Sini

Wanita yang sedang hamil diperbolehkan untuk berhubungan seksual, selama tidak ada kondisi medis tertentu yang dialami. Akan tetapi, perubahan pada tubuh serta ukuran perut seringkali membatasi wanita hamil dalam berhubungan seksual. Sebagai gantinya, banyak ibu hamil masturbasi.

Sebenarnya, melakukan masturbasi ketika hamil diperbolehkan. Tapi, sama seperti hubungan seksual saat hamil, melakukan masturbasi di tengah masa kehamilan juga perlu dilakukan dengan perhatian khusus. 

Perhatian bagi ibu hamil masturbasi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar masturbasi tidak sampai mengganggu kehamilan Anda. Berikut ini hal-hal tersebut: 

  • Menjaga kebersihan kuku jari

Sebaiknya, saat akan melakukan masturbasi, pastikan kuku jari Anda dalam keadaan bersih dan terpotong pendek. Kuku yang terlalu panjang berpotensi menyebabkan luka dan memicu robekan pada bagian luar vagina. 

Ini tentunya akan menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari hal tersebut. 

  • Waspadai sensasi kram setelah masturbasi

Beberapa wanita mungkin akan mengalami sensasi kram di sekitar perut setelah melakukan masturbasi saat hamil. Sensasi ini berhubungan dengan otot-otot perut yang berkontraksi.

Hal ini sebenarnya tidak berbahaya. Tapi, jika Anda menderita kondisi medis tertentu, maka kontraksi perut ini bisa memberikan dampak negatif bagi kehamilan. 

  • Larangan bagi risiko kelahiran prematur

Ibu hamil masturbasi boleh-boleh saja, tapi tidak dianjurkan jika Anda memiliki risiko untuk kelahiran prematur. Jika dulunya Anda pernah melahirkan secara prematur, Anda juga tidak dianjurkan untuk melakukan hal ini. 

Bukan hanya itu, masturbasi juga tidak dianjurkan apabila Anda mengalami pendarahan vagina atau mengalami air ketuban yang pecah. 

Apa yang terjadi setelah masturbasi?

Setelah ibu hamil masturbasi, Anda akan merasakan berbagai macam manfaat positif, contohnya seperti: 

  • Tidur lebih nyenyak

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan untuk tidur di tengah masa kehamilan Anda? Ini terjadi karena faktor perubahan hormon serta perubahan lain secara fisik yang menyebabkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan. 

Melakukan masturbasi bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian telah membuktikan bahwa wanita hamil yang melakukan masturbasi cenderung bisa tidur lebih nyenyak. 

  • Melepaskan stres

Banyak wanita hamil yang rentan terhadap stres. Ini juga dipengaruhi oleh faktor perubahan hormon di masa kehamilan. 

Penting bagi Anda untuk memastikan kondisi emosional Anda tetap terjaga selama hamil. Karena, saat emosional Anda tidak stabil, maka kesehatan janin pun akan ikut terpengaruh. Ibu hamil masturbasi bisa menjadi salah satu upaya mengatasi stres ini.

  • Alternatif hubungan seks

Seperti yang dijelaskan di awal, tidak semua pasangan bisa melakukan hubungan seksual ketika pasangan wanita sedang mengandung. Padahal, Anda dan pasangan mungkin sama-sama memiliki hasrat seksual yang belum terpuaskan.

Sebagai gantinya, cobalah untuk melakukan masturbasi. Masturbasi bisa menjadi upaya alternatif untuk mengganti hubungan seksual yang tak bisa diwujudkan. Anda bisa merasakan kepuasaan serta merasa lebih rileks setelah melakukannya. 

Secara garis besar, selama dilakukan dengan aman, tidak apa-apa jika Anda ingin masturbasi saat sedang hamil. Tapi, jika Anda masih ragu, maka cobalah berkonsultasi dengan dokter Anda. 

Tak perlu khawatir dengan risiko ibu hamil masturbasi. Menurut penelitian, tidak ada risiko khusus yang bisa terjadi jika ibu hamil melakukan masturbasi, selama Anda tidak menderita kondisi medis tertentu atau dilarang oleh dokter kandungan Anda. 

Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh dengan Stimuno Anak 2 Tahun

Stimuno Original Sirup 100 mL harga terbaik 40533

Saat si kecil mencapai umur 2 tahun, volume otaknya akan mencapai 80% volume otak ketika dewasa. Namun, volume otak itu akan terpengaruh oleh stimulasi dari luar. Inilah umur yang disebut oleh banyak pakar sebagai masa emas pertumbuhan otak. Otak si kecil akan menyerap begitu banyak hal, mengolahnya, menyimpan datanya, dan mengaplikasikannya di kemudian hari. Sebab, pemberian stimulasi yang baik akan merangsang perkembangan otak si kecil. Salah satu hal yang Anda bisa lakukan ialah dengan mengajaknya bermain. Berikut ini merupakan hal yang bisa Anda coba untuk merangsang Anak Anda dengan Stimuno Anak.

Stimulasi perkembangan kognitif 

Perkembangan kognitif bertujuan untuk kemampuan yang dipunyai sama buah hati Anda agar pahami sesuatu. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi perkembangan kognitif si kecil, salah satunya melalui alat bantu atau mainan seperti balok susun, flashcard, atau bahkan menyusun puzzle. Alangkah baiknya Anda harus perhatikan cara bermainnya, ya, jangan sampai berikan stimulasi yag berlebihan saat bermain. Pada gilirannya, biarkan anak bermain sesuka hati meniru khayalannya.

Stimulasi perkembangan motorik

Pada umur 2 tahun, sebaiknya Anda berikan area bermain yang luas dan aman bagi si . Sebisa mungkin berikan waktu sebanyak-banyaknya bagi si kecil untuk bergerak, Sebab hal ini akan berguna bagi perkembangan motorik kasarnya. Si Kecil bisa diajak menendang bola, melempar benda, serta biarkan si kecil aktif berlari untuk menangkap benda. Banyak bergerak dan bereksplorasi membuat Anak Anda lebih banyak mengenal hal-hal disekitarnya Sementara untuk motorik halusnya, Anda perlu memberikan kesempatan pada si kecil untuk mengatur berbagai macam benda. Hal ini akan buat si kecil kenal berbagai tekstur, rasa serta warna. Misalnya, mengenal kain yang teksturnya lembut serta pasir yang bertekstur kasar. Stimulasi ini akan membantu perkembangan untuk seluruh inderanya.

Stimulasi perkembangan sosial-emosional

Kebanyakan orang tua lebih meperkahatiakan tumbuh kembang kognitif pada anak, untuk ini ada yang dilupakam perkembangan yang penting lainnya seperti sosial-emosional. Pada umur 2 tahun, si kecil semestinya sudah mulai belajar untuk mengatur emosinya. Apabila Anda bisa melakukan stimulasi yang baik, karena perkembangan emosional si  akan baik pula. Hal yang bisa Anda lakukan antara lain : sering kali memeluk si kecil, mengajaknya mengobrol, membacakan cerita dengan pesan sopan santun, role-play bersama anak, serta bernyanyi bersama dengan buah hati. Usahakan supaya Anda selalu konsentrasi ketika melakukan stimulasi menggunakan eye-contact yang baik supaya lebih mengenal bahwa dirinya ialah prioritas.

Dosis Stimuno Anak Yang Tepat

Stimuno Anak dapat dikonsumsi anak-anak yang umurnya lebih dari 1 tahun. Dosis stimuno anak varian sirop ini 5 ml setara dengan 1 sendok makan, bila dikonsumsi dapat diminum 1 sampai 3 kali sehari, langkah ini juga dapat kamu lakukan sesuai dengan resep dokter.

Cara Konsumsi Stimuno Anak Yang Sesuai

Bagi orang orang tua wajib membaca informasi yang ada di dalam label kemasan Stimuno Anak dan bisa mengkiuti resep dari dokter. Kemudian, simpanlah Stimuno sirop anak ini pada suhu ruangan. Jangan lupa untuk menutup tutup Stimuno Anak setelah konsumsi obat tersebut. Lalu hindari Stimuno Anak varian sirop dari paparan cahaya simar matahari secara langsung dan harus di jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Kontraindikasi dan Peringatan Stimuno Anak yang Wajib Orang Tua Tahu

Meniran hijau ataupun Phyllanthus niruri kandungannya di dalam Stimuno anak ini juga terstandarisasi serta melewati berbagai macam proses. Sampai saat ini belum ada yang mengatakan reaksi dari stimuno anak dari bahan-bahan atau obat yang tidak semestinya.

Kemudian hindari konsumsi Stimuno Anak jika mempunyai riwayat alergi dengan meniran hijau dan juga kandungan yang ada di dalam obat ini. Untuk penerapan obat ini juga tidak direkomendasikan apabila anak Anda menderita penyakit autoimun. Kemudian bila Anda ragu atau anak memiliki kondisi kesehatan tertentu, terutama dulu lakukan konsultasi dengan dokter sebelum konsumsi obat. Tidah hanya itu, jika anak mengalami reaksi alergi obat setelah konsumsi Stimuno Anak varian sirop, maka dari itu Anda harus membawa anak Anda uuntuk temui dokter dan hentikan penggunaannya.

Efek Samping dari Stimuno Anak

Sampai saat ini, penelitian sudah mengatakan pada konsumen belum ada efek samping dari Stimuno Anak saat mengkonsumsinya.

Mengobati Fraktur Pelvis Tanpa Bedah dan Operasi

Mengobati fraktur pelvis tanpa tindakan bedah dan operasi masih mungkin dilakukan. Ada beberapa metode pengobatan yang bisa Anda coba.

Fraktur pelvis adalah suatu kondisi retak atau patahnya tulang panggul alias tulang pelvis. Tulang pelvis terdiri dari beberapa tulang yang membentuk kupu-kupu, terletak di area bawah tulang belakang.

Tulang pelvis terdiri dari tulang ekor, tulang pinggul, dan sakrum. Pelvis sangat penting untuk menjaga postur tubuh dan kemampuan gerak manusia.

Tentunya cedera atau luka pada tulang pelvis dapat berdampak buruk, khususnya terhadap tulang belakang. Masalah ini lebih umum terjadi pada orang usia lanjut.

Penyebab dan gejala fraktur Pelvis

Retak atau patah tulang Pelvi bisa terjadi pada siapa saja, tapi lebih umum terjadi pada orang tua usia lanjut. Ada beberapa penyebab umum fraktur pelvis, di antaranya:

  • Trauma atau cedera karena benturan
  • Kerapuhan tulang
  • Olahraga ekstrem

Ketika terjadi retak atau patah tulang pelvis, sebagian besar penderita akan mengalami nyeri bagian panggul dan pinggul, nyeri juga bisa terasa hingga punggung bagian bawah.

Selain itu, Anda mungkin mengalami beberapa gejala yang menyerang seperti:

  • Bengkak di area panggul
  • Rasa nyeri di perut bagian bawah
  • Nyeri ekstrem ketika mencoba berjalan
  • Kesemutan di area kaki atau tulang selangka
  • Sulit buang air kecil

Biasanya orang dengan masalah retak atau patah tulang pelvis akan menahan panggul di posisi tertentu untuk mengurangi rasa nyeri.

Mengobati fraktur pelvis tanpa operasi

Pada umumnya, fraktur pelvis harus ditangani dengan cara operasi atau pembedahan. Namun, untuk kondisi yang lebih ringan, ada cara lain yang bisa diambil.

Jika patah tulang pelvis tidak sampai menyebabkan pergeseran panggul, artinya fragmen tulang tetap berada di tempatnya. Dengan demikian, ada beberapa langkah pengobatan yang bisa dicoba.

1. Modifikasi aktivitas

Jika kerusakan tulang pelvis tidak terlalu buruk, dokter mungkin merekomendasikan perubahan pada aktivitas harian Anda. Dokter akan meminta Anda untuk tidak membebani area yang terluka selama enam pekan atau lebih.

Dengan demikian, tulang Anda dapat sembuh dengan sendirinya secara perlahan-lahan. Dokter mungkin menyarankan penggunaan kruk atau kursi roda untuk sementara.

Singkatnya, Anda perlu memodifikasi aktivitas jadi lebih ringan, tapi jangan sampai tidak beraktivitas sepenuhnya. Jika Anda berhenti beraktivitas, mungkin otot Anda bisa melemah.

Kurang bergerak juga dapat menyebabkan pembekuan darah yang disebut vein thrombosis. Biasanya terbentuk di kaki dan menghalangi aliran darah.

2. Pengobatan oral

Fraktur tulang pelvis tentu dapat terasa sangat menyakitkan. Sebab itu, seiring dengan proses penyembuhan tulang secara mandiri, dokter mungkin meresepkan obat antinyeri.

Untuk kasus ringan, obat antinyeri bebas yang bisa Anda beli di apotek atau minimarket mungkin sudah cukup. Jika obat bebas tidak cukup, dokter akan meresepkan obat yang lebih kuat untuk sepekan atau dua pekan.

Obat-obatan ini dapat membantu Anda melewati periode pemulihan awal dan periode terapi fisik awal.

3. Terapi fisik

Begitu proses pemulihan tulang mencapai tahap lanjutan, Anda dapat memulai terapi fisik untuk membantu dan mempercepat proses pemulihan total.

Anda dapat menggunakan alat bantu pengangkat kaki atau peringan hamstring untuk mengurangi pelemahan otot. Anda bisa mengurangi beban pada pinggul dan dan mencegah otot menjadi kaku.

Terapi fisik juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan tulang. Olahraga dapat memperlancar aliran darah serta pasokan oksigen dan nutrisi ke area tulang yang cedera.

4. Stimulasi tulang elektronik dan ultrasonik

Langkah pengobatan non-operasi berikutnya yang bisa Anda coba adalah stimulasi tulang. Umumnya stimulasi tulang dilakukan dengan aliran listrik atau gelombang suara.

Nah itu dia beberapa perawatan dan pengobatan fraktur pelvis nonoperasi yang bisa Anda tempuh. Tentu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik sesuai dengan kondisi Anda.