Monthly Archive: May 2021

Tips Memilih Termometer Bayi Sesuai dengan Usianya

jenis termometer bayi

Melihat bayi yang biasanya tersenyum dan mudah tertawa mendadak menjadi rewel dan pendiam, tentu membuat tanda tanya dalam pikiran Anda. Jika anak Anda memegang kepalanya dan merasa hangat atau bayi terlihat tidak bersemangat, mungkin inilah saatnya untuk mengukur suhu tubuhnya. Mengukur suhu tubuh memang mudah, namun Anda harus ketahui, bahwa terdapat banyak jenis termometer bayi. Lantas, mana yang terbaik sesuai dengan usianya? Berikut lengkapnya. 

Macam-macam termometer bayi

Termometer merkuri kaca tidak disarankan karena dapat pecah dan memungkinkan merkuri menguap dan terhirup. Saat memilih termometer bayi, sebaiknya pertimbangkan opsi berikut:

1. Termometer digital

Termometer ini menggunakan sensor panas elektronik untuk mencatat suhu tubuh. Termometer digital dapat digunakan di rektum (rektal), mulut (oral) atau ketiak (ketiak). Suhu ketiak biasanya paling tidak akurat dari ketiganya.

2. Termometer telinga digital (membran timpani)

Termometer ini menggunakan pemindai infra merah untuk mengukur suhu di dalam liang telinga. Ingatlah bahwa kotoran telinga atau saluran telinga kecil yang melengkung dapat mengganggu keakuratan suhu termometer telinga.

3. Termometer arteri temporal

Termometer bayi ini menggunakan pemindai infra merah untuk mengukur suhu arteri temporal di dahi. Jenis termometer ini dapat digunakan bahkan saat anak sedang tidur. Termometer dot digital dan strip demam tidak disarankan.

Bacalah dengan cermat instruksi yang disertakan dengan termometer bayi. Sebelum dan setelah digunakan, bersihkan ujung termometer dengan mengikuti petunjuk. Jika Anda berencana menggunakan termometer digital untuk mengukur suhu rektal, dapatkan termometer digital lain untuk penggunaan oral dan beri label pada setiap termometer bayi.

Demi keamanan dan untuk memastikan termometer tetap akurat jangan pernah meninggalkan anak Anda tanpa pengawasan saat sedang mengukur suhu tubuhnya.

Tips memilih termometer bayi sesuai dengan usia

Jenis termometer terbaik atau tempat terbaik untuk mengukur termometer bayi, dalam beberapa kasus bergantung pada usia anak Anda.

1. Termometer bayi usia 0 – 3 bulan

Gunakan termometer digital biasa untuk mengukur suhu rektal. Penelitian baru menunjukkan bahwa termometer arteri temporal mungkin juga memberikan pembacaan yang akurat pada bayi baru lahir.

2. Usia 3 bulan – 4 tahun

Dalam rentang usia ini Anda dapat menggunakan termometer digital untuk mengukur suhu rektal atau ketiak, dapat menggunakan termometer arteri temporal. Namun, tunggu sampai bayi Anda berusia minimal 6 bulan untuk menggunakan termometer telinga digital.

3. Usia 4 tahun dan lebih tua

Pada usia 4 tahun, kebanyakan anak dapat memegang termometer digital di bawah lidah untuk waktu yang singkat untuk mendapatkan pembacaan suhu mulut. Anda juga dapat menggunakan termometer digital untuk mengukur suhu ketiak, atau menggunakan termometer arteri temporal atau termometer telinga digital.

Apabila hasil dari pengukuran suhu menunjukkan anak demam (38ºC ke atas) segera pergi ke dokter. Demam adalah tanda umum penyakit, tetapi itu tidak selalu berarti buruk. Faktanya, demam tampaknya memainkan peran kunci dalam melawan infeksi. Jika anak berusia lebih tua dari usia 6 bulan dan banyak minum, tidur nyenyak, dan terus bermain, biasanya demam tidak perlu diobati.

Jika Anda ingin memberikan obat pada anak Anda untuk mengatasi demam, tetap gunakan asetaminofen (tylenol, lainnya) sampai usia 6 bulan. Namun, untuk anak di bawah usia 3 bulan, jangan berikan asetaminofen sampai bayi diperiksa oleh dokter. Jangan pernah memberikan asetaminofen lebih dari yang direkomendasikan pada label untuk anak. Ketahuilah bahwa beberapa kombinasi obat yang dijual bebas mungkin mengandung asetaminofen sebagai bahannya.

Jika anak berusia 6 bulan atau lebih, ibuprofen (Advil, Children’s Motrin, lainnya) juga baik-baik saja. Baca label dengan hati-hati untuk dosis yang tepat. Jangan gunakan aspirin untuk mengobati demam pada siapa pun yang berusia 18 tahun atau lebih muda. Pastikan untuk selalu mengukur suhu tubuh dengan termometer bayi untuk memastikan sudah mereda.